PALU – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Kota Palu. Langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya melindungi generasi muda dari ancaman barang haram yang merusak masa depan bangsa. Oleh karena itu, petugas kepolisian kini meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang terindikasi rawan transaksi narkoba.
Pihak kepolisian meminta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Hasilnya, kolaborasi antara warga dan petugas diharapkan mampu memutus rantai distribusi narkotika hingga ke akar-akarnya.
Penegakan Hukum dan Tindakan Preventif
Kapolresta Palu menekankan bahwa personelnya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi para bandar maupun pengedar narkoba. Selain itu, Satuan Reserse Narkoba juga gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan komunitas pemuda mengenai bahaya laten narkotika. Dengan demikian, masyarakat memiliki pemahaman yang kuat untuk menolak segala bentuk ajakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Baca Juga:DPR RI Soroti Menu MBG di Kota Palu

Polresta Palu juga menjalin koordinasi erat dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) guna memperkuat strategi pencegahan di tingkat kota. Oleh sebab itu, pemetaan wilayah zona merah peredaran narkoba menjadi prioritas utama tim lapangan dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini membuktikan bahwa pihak kepolisian serius dalam mewujudkan Kota Palu yang bersih dari narkoba atau “Palu Bersinar”.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam menyelamatkan anak cucu kita dari bahaya narkoba. Sebab, tanggung jawab menciptakan keamanan daerah bukan hanya berada di pundak polisi, melainkan tugas kita bersama,” tegas perwakilan Polresta Palu.
Harapan bagi Keamanan Wilayah
Pada akhirnya, tindakan tegas dan konsisten dari aparat penegak hukum akan memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan narkotika. Hasilnya, angka kriminalitas yang dipicu oleh pengaruh zat terlarang diharapkan dapat menurun secara signifikan. Pada akhirnya, Kota Palu akan menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga untuk beraktivitas tanpa rasa khawatir.
Polresta Palu mengimbau para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap pergaulan putra-putri mereka di luar rumah. Sebab, ketahanan keluarga merupakan benteng pertama dan paling utama dalam menangkal masuknya pengaruh buruk narkoba di tengah masyarakat.





